Sepenggal Cerita dari Rakutak dan Danau Ciharus
Layaknya sambel dadakan di restoran-restoran ataupun rumah makan yang biasanya lebih enak dari sambel yang disajikan di meja makan, perjalanan dadakan kali ini pun lebih terasa nikmat dan unpredictable. Singkat cerita di jumat sore awal bulan februari ini saya sendiri berencana untuk bersepeda ,akan tetapi setelah ada pesan masuk melalui grup line yang berisi ajakan untuk hiking dan camping ke gunung Rakutak dan danau Ciharus. Tanpa berpikir terlalu lama hiking-lah yang saya pilih, dengan persiapan yang kurang dari setengah hari Insya Allah perjalanan kali ini tetap safety prosedure. Esoknya saya dan beberapa teman dari Semarang, Tangerang dan Bandung yang berjumlah 6 orang berkumpul di depan UNPAD Dipati Ukur yang merupakan meeting point sebelum menuju kaki gunung Rakutak.
Rute transportasi umum yang kami lewati untuk menuju kaki gunung Rakutak cukup mudah dan tentu tidak terlalu merogoh isi dompet terlalu dalam, pertama kami menaiki bus Damri dari Dipati Ukur menuju Tegal Lega dengan biaya 3.500,-/org, dilanjutkan dengan angkot jurusan Tega Lega - Ciparay seharga 7.000,-/org. Tiba di Ciparay kami sedikit berbelanja untuk memenuhi kebutuhan logistik perbekalan agar lebih variatif, setelah dirasa cukup perjalanan dilanjutkan dengan menaiki angkot dari Terminal Ciparay menuju Sukarame dengan angkot berwarna kuning yang memakan biaya 6.000,-/org. Sehingga total biaya untuk transportasi berangkat menuju kaki gunung Rakutak sekitar 16.500,-/org.
Menjelang siang kami tiba di Sukarame dan langsung menuju menuju rumah Pak Agus yang merupakan salah satu anggota dari komunitas Himpala Rakutak, setelah menuliskan nama-nama yang akan melakukan perjalanan ke Rakutak dan danau Ciharus perjalanan menapaki kaki gunung Rakutak pun kami mulai. Bismillahirrahmanirrahim... kaki kanan ini pun mulai melangkah dilanjutkan dengan kaki kiri yang akan saling membantu membawa raga ini menuju suatu dataran tinggi bernama gunung Rakutak, sepasang kaki ini sepertinya akan melangkah ratusan atau bahkan ribuan langkah.
.
 |
| Sekretariat HIMPALA RAKUTAK |
Berjalan melewati perkampungan, kebun, dan hutan merupakan kegiatan kami hari itu, memakan waktu sekitar 3 jam kami tiba di Tegal Areng atau lebih dikenal Tega Alun, 1 jam melanjutkan perjalanan akhirnya kami tiba di puncak gunung Rakutak. Sedikit melakukan orientasi medan dan teman saya pun memilih untuk tidak mendirikan tenda di puncakan dikarenakan tidak terdapatnya pepohonan sehingga akan lebih dingin dan berbahaya. Top Camp begitulah sebutan kang Agus untuk salah satu puncakan dari beberapa puncakan gunung Rakutak yang kami pilih untuk mendirikan tenda.
 |
| Tiba di Tegal Areng/Tegal Alun setelah 3 jam hiking |
 |
| Perjalanan menuju Top Camp |
 |
| Ber-Hammock ria di Top Camp |

Bangun pagi untuk sekedar menikmati
sunrise di puncak Rakutak menjadi momen yang kami tunggu, berjalan sekitar 50 meter menuju salah satu puncakan Rakutak yang terbuka menjadi pilihan kami pagi itu. Pengorbanan pun tak sia-sia, ucapan selamat pagi dari sang mentari begitu indah menyapa kami.
Hatur nuhun Gusti.. kami masih bisa merasakan keindahan alam-Mu.
 |
| Keindahan panorama dari gunung Rakutak |
 |
| No Pict Hoax! |
Setelah cukup lama memanjakan mata kami bergegas menuju
camp memasak dan
packing, sehingga bisa lebih cepat untuk melanjutkan perjalanan ke tujuan selanjutnya yaitu danau Ciharus. Pukul 09.30 wib kami bergerak menuju danau Ciharus dengan menuruni puncakan menuju lembahan dan dilanjutkan menyusuri sungai Ciharus hingga hulunya di danau Ciharus. Perjalanan menuju dana Ciharus kami tempuh sekitar 4 jam Agar tidak terlalu panjang maka singkat cerita kami kembali menuju Bandung dengan menggunakan angkutan umum dan tiba di Bandung sekitar pukul 10 malam
 |
| Let's go somewhere! |
 |
| Berfoto sejenak dengan latar belakang hutan dan danau Ciharus |
 |
| Jangan pilih-pilih medan! |
 |
| Susur sungainya juara! |
 |
| Welcome Ciharus |
 |
| Terima kasih lads! kalian luar biasa.. |
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke Facebook
Tidak ada komentar:
Posting Komentar